Cari Blog Ini

Rabu, 16 Juli 2014

gabut 2.

terlalu dini untuk merindukan senja bahkan bulan, membuat ku tak sengaja menyapa angin pagi yang membelai, yang dengan cantik tersudut oleh cahaya pagi. terlihat dari sini seorang dia merakit sepenggal ikatan batin pada hati yang terselubung, atau memutus tali kasih dengan sebuah peluru khusus, yang sepertinya telah memendam asa dalam dalam.

"biarkan saja" kata mereka, dia hanya berusaha bersikap anti pada kewajiban manusia di dunia, termasuk hal-hal yang menyangkut dengan bersosialisasi. Tapi begitu indah memandangi nya dari ujung sini, aku tak memedulikan kata mereka. mungkin ini hiburan ku. Seperti kesenangan ku yang terjebak dalam galeri, kini aku terjebak dalam.... dirinya.

Kambali dengan dimana mataku tertuju, Ia masih memandang langit begitu dalam, seperti berharap datangnya keajaiban di dunia, bukan, maksud ku keajaiban di hidupnya. aku sudah bisa sedikit membaca dari matanya. Sepertinya, semua tentang nya adalah sikap yang cukup egois. Karena dia hanya ingin membuat dirinya bahagia, seorang diri

Seperti Kucing. Terlihat menggemaskan, namun kau tahu, they dont give a fuck about your life.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar