Tiada pilar lagi yang dapat menopang
Aku sudah cukup jadi remuk
Benakku sudah kalut
Jatuh bangun aku perjuangkan
Namun takdir berkata sia sia
Aku masih tak percaya
Sudah tiga ratus enam puluh lima hari aku dibodohi
Angin pun terus berhembus
Membisikkan kata sabar
Yang sepertinya sudah tidak ku butuhkan
Mata terus melihat
Bakar bakar bakar
Salahkan hati tak mau percaya
Pikiran ku hanya tersenyum
Buatku bergidik ngeri
Aku terus menyesal tanpa tahu apa yang harus disesalkan
Aku dibilang harus merelakan tanpa tahu apa yang harus direlakan
Memang dunia tak pernah adil
Kini aku hanya manusia yang tak percaya
Sial nya aku masih ingin berharap
Namun adakah harapan tanpa percaya?
Karena sesungguhnya kehilangan apa yang di percaya itu sangat perih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar